Jeneponto- Menghargai ciptaan Tuhan dan merangkul takdirnya ternyaa berawal dari satu prinsip yang sangat sederhana. Keberanian Untuk Menerima diri sendiri apa adanya. Ditengah bisingnya standar kesempurnaan dunia saat ini, tak jarang seseorang terjebak membandingkan rupa dan kondisi dirinya. Hingga lupa bahwa setiap bentuk yang diciptakan Tuhan memiliki keindahan sendiri.
Boleh jadi dimata orang lain atau pandangan publik di luar sana, diri ini di anggap memiliki banyak kekurangan,jauh dari kata sempurna, atau bahkan menarik untiik dipandang. Namun, berita motivasi kali ini mengingatkan kita pada satu hal penting, ketika orang lain memilih untuk meremehkan atau tidak menerima keberadaan kita, setidaknya kita harus menjadi orang yang paling pertama yang berdiri dan memeluk diri sendiri.
Langkah nyata menghargai Karya Tuhan adalah Memeluk diri sendiri, belajar menghargai setiap detail kecil pada diri yang menjadikan kita pribadi yangtidak ada duanya. Apresiasi Perjuangan Jiwa dan Raga, berterima Kasih kepada tubuh dan pikiran ini yang telah begitu tangguh bertahan melewati berbagai badai kehidupan hingga hari ini. Kemudian menggeser fokus penilaian bahwa riuh penilaian orang lain tak akan pernah lebih berharga dibanding ketenangan saat kita bersyukur atas apa yang sang pencipta titipkan.
Penerimaan terindah tidak datang dari pujian dunia, melainkan dari rasa syukur yang mendalam atas karya Tuhan dalam hidup kita.



